Doa Orang Serakah
Ada satu pinta sederhana yang selalu berusaha saya selipkan di tengah doa-doa yang serakah, di antara segala hal besar yang tak pernah alpa saya amini untuk diri sendiri. Doa agar Tuhan tidak berhenti memberkahi saya dengan cinta—yang dapat terus saya salurkan pada jiwa lainnya, sekalipun saat saya sedang tidak punya apa-apa. Sedikit pengalaman hidup yang telah saya lahap di usia kepala dua nyatanya memberi banyak dampak pada anak kecil yang hidup dalam diri saya; tumbuh menjadi seorang perasa adalah salah satunya. Kerap saya temukan diri saya berusaha memahami banyak hal tak hanya sebatas pada kulitnya, karena saya percaya bahwa selalu ada alasan-alasan kuat di balik tiap perangai manusia. Dulu, saya menganggap bahwa kebiasaan ini bukanlah sesuatu yang layak dipelihara. Toxic positivity, serta berbagai narasi lainnya ternyata sukses melahirkan beberapa miskonsepsi bahwa setiap ketulusan yang hadir adalah sebuah kepalsuan. Hidup dalam lingkungan yang gemar menghakimi membuat saya sela...