Terus Bertahan, Teruslah Hidup
“...have you ever felt like you could disappear? like you could fall, and no one would hear?...” Butuh banyak kacamata untuk saya gunakan hingga akhirnya bisa paham bahwa pada satu titik redup pasti datang, beberapa bahkan lebih lama bersarang. Dihisapnya terang dari orang-orang yang saya sayang, sampai habis energinya untuk menunjukkan bayang. Banyak dari mereka yang masih membiru di dalam cangkang sendiri, hanya berkawan dengan pikiran dan hati yang berteriak ingin berhenti . Ada suatu kondisi dimana sederet tanda tanya di kepala menahan kalian melakukan aktivitas sehari-hari. Tertaut pula di pikiran perihal eksistensi kalian di dunia, dengan bekal yang kalian punya, yang (menurut kalian) belum ada apa-apanya. It felt like your mind sinks in the downward spiralling blackhole wondering whether you've been doing the things right. Sulit dipahami memang, kecuali titik ini sudah pernah sampai di tangan kalian. It’s just hard for you to get out of bed or find any meaning to your life....