Posts

Showing posts from 2018

21 November 2018.

Image
untuk setiap jatuh bangun kehidupan; untuk setiap pembelajaran yang menjadikan dewasa; untuk setiap orang asing yang dipertemukan; untuk setiap sahabat yang mengingatkan; untuk setiap keluh yang dikeluarkan; untuk setiap doa yang dipanjatkan; semoga semakin menjadi manusia yang lebih manusia. semoga hadirmu di dunia tidak menjadi luka bagi mereka. semoga tidak lelah untuk berbuat baik selama nafas masih ada. Selamat tanggal 21 yang ke 21, Meg. Selamat berkurang umur dan bertambah usia! :) --- Bandung, 21 November 2018.

Ruang Nafas

*** ada kalanya di suatu fasa, mereka yang terbang akan hinggap. yang lelah dalam terjaga akan terlelap. yang melanglang buana akan hilang asa, dan kembali menengok jejak pulang ke rumahnya. keluarga, sanak saudara selalu hadir dengan definisi yang berbeda. ada dalam tiada selayaknya manusia, atau sibuk menjadi makna bagi sekitarnya. jangan gentar, duduklah sebentar. langit siap mendengar deru tawa hati yang sedang memancar warna. langit siap menampung nestapa dan menyampaikannya ke Yang Maha Ada. karna sejatinya lelah akan selalu menyapa, untuk memberi ruang pada do'a. —mega oriska *** 

Syukur

*** ucap kata untuk sentosa yang hadir dalam sungkawa sebelum rasa merenggut asa merelakan ego mengambil peran melakoni tiap parodi kehidupan jabat iman agar tetap mengiring saat doa mulai terdengar asing ucap kata untuk pilu yang menjadi guru mengajari kita untuk tetap utuh bukan bersemayam dalam kalbu yang kelabu atau meratap dalam pitam yang menghitam Tuhanku tidak pernah alpa pula Tuhanmu yang katamu selalu ada ucap kata untuk tetap diberi nyawa —mega oriska *** 

Prioritas, Tolak Ukur Kepedulian?

Satu kata. Satu kata yang sejatinya dimiliki setiap manusia, dengan caranya yang berbeda-beda. Satu kata yang dengan ajaibnya bisa menjadi sebab rusaknya sebuah hubungan. Iya ajaib, padahal cuma satu kata. Pernah gak disaat kalian lagi butuh seseorang, tapi orang yang dibutuhkan itu gak bales-bales chat kalian? Boro-boro buat bales, bahkan baca pun engga. Pernah gak sih disaat kalian lagi overwhelmed dengan apapun yang sedang kalian kerjakan, engga ada satupun orang yang bantuin kalian? Boro-boro buat bantu, bahkan nyemangatin atau sekedar nanyain pun engga juga. Saya rasa bukan lagi suatu hal yang jarang dirasakan, apalagi buat mahasiswa kayak kita yang menganggap dirinya juga ' maha '-sibuk dengan urusan akademik serta segala tanggung jawab kemahasiswaan lainnya. Tulisan ini saya buat bukan untuk menyinggung siapapun. Mohon maaf jika ada yang merasa tersinggung. Tulisan ini saya buat karena saya pernah merasa menjadi seorang diri, punya teman rasa gapunya te...

Bagaimana Jika

*** bagaimana jika kita salah makna? membuka pintu tergesa-gesa menyambut asa dengan sukacita menafsirkan rasa yang hadir diantara kita adalah apa yang mereka sebut cinta bagaimana jika kita salah makna? bila hilir dari arus cerita bahagia hanya hati yang terjajah oleh nelangsa dirasuki renjana pembawa nestapa bukankah kita sudah cukup dewasa? mengerti bahwa asmara tidak selalu jadi muara paham garis batas antara eros dan philia tidak membalut elegi dengan sebuah romansa fana apabila sejatinya makna adalah cinta maka jagalah dia dalam doa bersama logika yang terus bersikap tegas dan hati yang tetap memeluk ikhlas —mega oriska  ***