Posts

Showing posts from 2025

Berapa Lama Lagi?

Menulis adalah sebuah upaya menghadirkan rasa yang nyaris tak bergema. Menyentuh dan memeluk yang pernah, agar mereka tak lenyap seluruhnya— tanpa sisa. *** Banyak sekali yang sudah kutelan sampai aku bingung berapa bagian yang boleh kumuntahkan. Kepalaku terlalu bising. Silakan saja dibelah, isinya ramai seperti pasar—saling berebut keluar tidak ada yang mau mengalah. Kali ini aku minta mereka untuk diam. Duduklah yang manis dan kembali dengarkan rumah kecilku bercerita… … tentang Tanya, dan segala yang terjadi di dalamnya. Tanyaku  sayang , kini dia punya nama. Masih ingat tentang ruang kosong yang kusimpan rapat-rapat? kini dia penghuninya. Kunci satu-satunya yang aku punya, kuletakkan di saku celananya. Berbekal harap: mudah-mudahan dia tidak lupa menaruhnya, tidak pula dengan sengaja membuangnya. Sekarang aku bisa bernyanyi keras-keras. Tak ada lagi rasa yang perlu kusembunyikan pada diksi yang liris, atau di antara jeda kalimat miris. Aku siap memberikan seribu senyum—atau ba...