Perjalanan
***
di tengah hiruk pikuk kota
mereka sibuk berpikir cara nikmati hidup
tutup telinga pada realita demi bahagiakan diri
sementara yang lainnya bersunyi
dari kehidupan dan membayangkan
pemakamannya sendiri
seolah terjebak dua opsi
dipaksa menjadi dikotomi
menyiapkan kehidupan
atau menyiapkan
kematian?
mereka sibuk berpikir cara nikmati hidup
tutup telinga pada realita demi bahagiakan diri
sementara yang lainnya bersunyi
dari kehidupan dan membayangkan
pemakamannya sendiri
seolah terjebak dua opsi
dipaksa menjadi dikotomi
menyiapkan kehidupan
atau menyiapkan
kematian?
—mega oriska
***
Comments
Post a Comment