Pejalan



***
sibuk lihat kanan kiri
berlari
berlari
mereka sampai di banyak mimpi
sedang saya masih di sini

yang mereka ada saya belum ada
yang mereka punya saya belum punya
tapi
yang mereka takut pernah saya peluk
yang mereka tangisi pernah saya lewati

dan kepada-Nya saya berterimakasih
telah mengenalkan lebih dulu perihal perih

satu yang saya sadari
setiap proses adalah langkah kaki
berjalan
berjalan
jatuh
berdiri
tertatih
berjalan kembali
mereka boleh saja berlari
nyatanya saya pun tak berhenti

cepat atau lambat
sehasta demi sehasta
kita semua sedang melaju
sama-sama bergerak maju

—mega oriska

*** 

originally published at Menjadi Manusia

Comments

Popular posts from this blog

Berapa Lama Lagi?

Sebuah Tanya di Teras Rumah

part II.