Tuhan Baik
Ya Allah, please forgive me for not counting your blessings.
2020 adalah tahun yang cukup sulit bagi banyak orang. Saya mengerti. Ada yang mengalami keterbatasan ekonomi, pemutusan hubungan kerja, pembelajaran jarak jauh, kehilangan orang yang dicinta, terpaksa menetap di lingkungan keluarga yang tidak sehat, atau harus berjuang sekuat tenaga untuk melawan penyakitnya. Hidup kita semua sucks, in one way or another. And, really, sometimes it's just too hard to find the silver lining. Saya belum bisa menarik esensi sebuah cerita jika saya belum selesai membaca buku. Dan kali ini, bukunya benar-benar tebal. Rasanya banyak hari yang saya lewatkan hanya untuk menghela napas di ujung malam dan bergumam dalam hati, “sampai kapan, Tuhan?”
saya ingat pernah menemukan satu tulisan di instagram yang berbunyi:
“when it seems like finding reason to be grateful is getting tougher, that's exactly the moment we should look for it harder.”
Tulisan itu beneran jadi pengingat buat saya kalau bersyukur itu ternyata bisa dilakuin kapan aja lho. Nggak harus nunggu lulus ujian dulu. Nggak harus nunggu kita menjadi besar dulu. Nggak harus nunggu kita sampai di sebuah titik pencapaian dulu. If I tried to see my life from the bigger picture, I think I could figure out few things—however big, however small—to be grateful for.
Satu keran besar rezeki belum kebuka, tapi Tuhan tetap alirin lewat saluran-saluran kecil lain yang gak pernah bisa saya tebak darimana asalnya. Banyak teman yang putus komunikasi sama saya, tapi Tuhan sisakan beberapa dari mereka yang tulus untuk tetap ada. Tuhan kasih saya sehat jiwa raga, kesempatan lebih dalam untuk berpikir dan merasa, dan menuliskan ini semuanya.
Tuhan baik. Saya yang belum baik.
Segala sumber kenikmatan dunawi emang sengaja lagi Tuhan jauhin. Karna kalau umur saya ini gak dikasih panjang, dan saya belum sempat bertaubat, paling ngga Tuhan udah jauhin saya dari banyak hal yang mungkin jadi tempat saya menginvestasi dosa-dosa saya selanjutnya.
Karna Tuhan sayang saya.
Tuhan masih sayang saya.
It hit me emotionally. Terima kasih banyak Mega! Terusin nulisnya yaah
ReplyDeleteMy pleasuree! iyaah huhu baik bgt all the best for u zakky!
Delete